Data Taman Bunga Nusantara

 

Geografis

Taman Bunga Nusantara terletak di ketinggian 750 meter diatas permukaan laut, dengan suhu rata-rata harian 20C s.d 26C dan curah hujan mencapai 2.475,7 mm.  Dengan jarak tempuh sekitar 9 km dari Jalan Raya Jakarta–Bandung, taman ini dapat dicapai dari segala arah.

 

Tofografis

Keseluruhan luas taman adalah 35 hektar, 23 hektar diisi bunga dan berbagai pohon berbunga, 7 hektar untuk taman bermain anak ALAM IMAJINASI, 2 hektar untuk lahan pembibitan, 3 hektar untuk vila Saung Nini dan Saung Aki, sebuah restoran serta ruang pertemuan.

 

Rumah Kaca Gaya Belanda 

Memiliki luas 2.200 m2 dengan lebih dari 3.000 panel kaca pada struktur bangunannya.  Perusahaan yang melaksanakan pembuatan rumah kaca adalah Bosch Adeco dari Belanda.  Pada bulan Desember 1994, para pelaksana pembangunan rumah kaca berkebangsaan Belanda mengerjakan konstruksi rumah kaca itu dengan bantuan para pekerja setempat.  Rumah kaca dipergunakan bagi tanaman yang memerlukan perawatan khusus.  Di musim kemarau, rumah kaca berfungsi sebagai tempat berteduh bagi tanaman yang tidak mampu menghadapi terik sinar matahari tropis, sedang di musim hujan, rumah kaca berfungsi sebagai tempat bernaung bagi tanaman yang tidak mampu menghadapi derasnya hujan tropis.  Saat ini Rumah Kaca telah dijadikan taman indoor tropis dengan ragam tanaman yang berasal dari daerah tropis termasuk anggrek.

             

Taman Khusus

Taman Air, Taman Mawar, Taman Gaya Perancis, Taman Gaya Amerika, Taman Gaya Bali, Taman Rahasia (Labyrinth), Taman Gaya  Mediterania, Taman Gaya Jepang, dan Taman Mawar.

 

Danau Angsa

Danau seluas 8.000 meter persegi yang terletak di tengah-tengah taman mengelilingi sebuah amphiteater dan panggung yang dihiasi dengan bunga-bunga dalam pot gantung di atas air.  Angsa putih (Cygnus olor), angsa hitam (Cygnus atratus), Angsa Leher Hitam (Cygnus melanocoriphus) serta burung air lainnya menambah keindahan danau ini.  Disamping itu kami memiliki ribuan ikan dari berbagai jenis.  

 

Menara Pandang

Menara Pandang yang memiliki ketinggian 28 meter akan memungkinkan pengunjung menyaksikan keindahan taman dari ketinggian.  Para pengunjung taman dapat mengambil keuntungan untuk membuat  gambar yang sangat indah dari ketinggian itu atau hanya sekedar menikmati keindahan dan semaraknya bunga beraneka warna yang tersebar di taman.  Menara Pandang yang terbagi atas empat tingkat itu memiliki lift dan tangga bagi pengunjung untuk menikmati keindahan panorama taman.

 

Bangunan Pintu Masuk Utama / Plaza Utama 

Plaza bertingkat dua memiliki luas bangunan seluas 700 meter persegi.  Bangunan pintu masuk utama ini dilengkapi dengan delapan loket penjualan karcis, ruang informasi, kantor petugas keamanan, dua pintu masuk dan  keluar, kafetaria, toko cinderamata, klinik P3K, toilet, serta ruang kantor  pengelola Taman Bunga Nusantara.

 

Jam Taman Raksasa

Jam taman berukuran besar dengan diameter 10 meter merupakan jam yang memiliki ragam keunikan.  Keunikan jam ini berdentang setiap setengah jam sekali dengan lagu-lagu yang sudah dikenal masyarakat, mulai pukul  09.30 pagi sampai dengan 17.00 WIB.  Jam Taman ini didesain oleh Hamana Yosuke, seorang perancang dari Jepang yang sekaligus juga perancang Taman gaya Jepang .

 

Candi Bentar, Bale Kul Kul dan Patung Dewa Umat Hindu

Candi Bentar atau gapura pintu masuk merupakan ornament khas Taman Bali, disamping itu juga dapat ditemukan Bale Kul-Kul, Bale Bengong yang merupakan tempat-tempat yang digunakan oleh masyarakat Bali untuk kegiatan kemasyarakatan.  Sementara patung-patung umat Hindu seperti patung Dewa Shiwa dan Wishnu terletak di lokasi belakang Taman Bali.  Sementara patung Dewi Sri kami letakkan di depan pintu masuk sebagai penyambut datangnya para pengunjung.  

 

Nursery / Lokasi Pembibitan

Nursery yang berada di Taman Bunga Nusantara memiliki luas 2 ha dipergunakan sebagai tempat untuk merawat dan pembesaran tanaman hingga siap ditanam di lokasi display.  Disamping itu nursery ini juga dipergunakan untuk lahan percobaan bagi tanaman-tanaman baru.

 

Air Mancur Musikal

Merupakan fasilitas terbaru di Taman Bunga Nusantara dimana ritme air yang keluar akan disesuaikan dengan ritme musik pengiringnya.  Air Mancur musikal ini diresmikan oleh Ibu Ani Susilo Bambang Yudhoyono pada saat HUT Taman Bunga Nusantara ke 11 pada tanggal 6 September 2005.

 

Aneka Topiari

Topiari Burung Merak yang terdapat di lokasi depan merupakan topiari terbesar yang ada di Taman Bunga Nusantara.  Dengan luas areal + 300 M2 kami tanam + 20.000 tanaman untuk mengisi topiari tersebut.  Disamping itu kami miliki aneka topiari lainnya seperti topiari kelinci, topiari panda, dan topiari bebek yang terlatak dekat air mancur musikal.

 

Display Karpet Bunga

Merupakan display bunga terbesar di Taman Bunga Nusantara.